belbuk

Toko Buku Online

Download Gratis Film Sehidup (Tak) Semati (2010)


Sutradara The Tarix Jabrix 2 dan Bukan Malin Kundang, Iqbal Rais, kini kembali lagi dengan sebuah film drama komedi berjudul Sehidup (Tak) Semati. Selain dibintangi oleh aktris yang semakin naik daun namanya semenjak membintangi Hari Untuk Amanda, Fanny Fabriana, film ini juga dihiasi dengan banyak wajah familiar lainnya seperti Winky Wiryawan, Joanna Alexandra, Astri Nurdin hingga komedian seperti Bolot, Henky Solaiman, Rina dan Faqih Ngatemin.

Sehidup (Tak) Semati sendiri menceritakan mengenai kehidupan pernikahan yang indah dari pasangan muda Helena (Fanny Fabriana) dan Titan (Winky Wiryawan). Di tepat satu tahun perayaan hari pernikahan, mereka memutuskan untuk menghabiskan malam berdua dan membukanya dengan makan malam bersama. Sialnya, malam yang seharusnya menjadi romantis malah berakhir tragis ketika Helena meninggal karena penyakit asthma yang ia derita.

Belum hilang kesedihan ditinggal istrinya, Titan sering mengalami penampakan akan wujud Helena. Ternyata ini bukan halusinasi, karena arwah Helena memang masih gentayangan dan hanya menampakan diri pada Titan sang suami. Orang-orang menganggap Titan depresi ditinggal sang istri. Ia dianggap labil jiwanya karena sering berkomunikasi dengan arwah mendiang istrinya. Titan pun disarankan untuk pergi ke psikiater (Henky Solaiman), yang kemudian memberikan perawatan dengan mengirim mahasiswi Psikologi, Olin (Joanna Alexandra), untuk mengobservasi keseharian Titan.

Selain secara medis, upaya non-medis pun dilakukan. Diantaranya dengan meminta bantuan paranormal, dukun, dan orang pintar, termasuk Ki Jono Bolot (Bolot), yang punya kelebihan bisa melihat yang kasat mata, walau juga punya kekurangan yakni masalah pendengaran. Dari Ki Jono Bolot, barulah Titan mengetahui penyebab mengapa arwah sang istri belum mau meninggalkannya. Di saat yang sama, Titan bertemu Irene (Astri Nurdin), dan kemudian mulai menjalin hubungan yang semakin dekat.

Semenjak Sehidup (Tak) Semati memulai jalan ceritanya, berbagai pertanda bahwa film ini akan berjalan dengan kurang lancar sebenarnya telah dapat terlihat. Pemilihan pasangan Fanny Fabriana dengan Winky Wiryawan sangat terasa mismatch. Baik Winky maupun Fanny bermain bagus dalam memerankan karakter mereka. Namun, entah itu karena perbedaan usia yang cukup jauh antara keduanya atau karena penyebab lainnya, namun di sepanjang film, chemistry antara kedua pasangan ini benar-benar tidak dapat menyatu satu sama lain dan sangat hambar untuk dirasakan.

Berbeda ketika dengan Fanny, Winky justru terasa sangat pas ketika berada dalam satu adegan dengan aktris Astri Nurdin. Walaupun durasi adegan antara mereka berdua tidaklah begitu mendominasi, namun adegan-adegan keduanya terasa lebih menyenangkan untuk dilihat dan lebih terasa sisi romantisnya. Seorang pendamping wanita lainnya muncul di akhir cerita, yang walaupun terasa sedikit aneh, namun hal tersebut lebih dikarenakan jalan cerita film ini daripada karena akting kedua pemerannya.

Berbicara mengenai naskah film yang mencoba mempadupadankan inspirasi cerita yang didapat dari Ghost dan Just Like Heaven — dan kemungkinan sedikit Betty, La Fea di akhir film — ini, mungkin akan menempatkan bagian tersebut sebagai bagian terlemah dari film ini. Tema yang ingin dibawakan, walaupun tidak orisinal, namun sebenarnya cukup memberikan sebuah warna baru bagi sinema Indonesia. Namun tema yang baru juga tidak akan cukup jika pengembangan yang diberikan tidak dapat memuaskan.

Di sepanjang durasinya, Sehidup (Tak) Semati bagaikan sebuah film drama komedi yang disusun atas beberapa jalan cerita yang disusun menjadi satu, namun kehilangan benang merahnya. Ini ditambah dengan beberapa plot hole yang terdapat pada beberapa bagian serta beberapa bagian unsur komedi yang terkesan dipaksakan. Hasilnya, jalan cerita film ini terasa cenderung membosankan dan kurang mampu menarik minat penonton untuk lebih menikmatinya.

Memiliki tema yang cukup menjanjikan ternyata tidak lantas membuat Sehidup (Tak) Semati cukup nyaman untuk dinikmati. Film ini sama sekali tidak memiliki chemistry yang pas diantara para pemeran utamanya yang seharusnya telah ada untuk film-film ber-genre seperti ini. Ditambah dengan jalan cerita yang memiliki plot hole di beberapa bagian cerita, menyebabkan baik unsur drama dan unsur komedi dari film ini terasa sangat tanggung: hampir romantis, hampir lucu, namun tidak pernah benar-benar romantis dan benar-benar lucu. Oh, it’s 2010, for God’s sake! Gak ada desain poster film yang lebih bagus lagi?


Download Gratis Filenya Dibawah ini:
http://hotfile.com/dl/72926165/147b420/Sehidup.Tak.Semati.2010.DVDRip.mkv.html
atau
http://www.enterupload.com/jlrlvr1a79tv/Sehidup.Tak.Semati.2010.DVDRip.mkv.html

1 comments:

Anonymous said...

Reupload dong , link mati nih :(

Post a Comment

Copyright 2011 Download Film Gratis dan MP3 Gratis
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger